Menyikapi Perundungan di Kampus: Tindakan Preventif dan Penanggulangan
Perundungan atau bullying merupakan masalah yang sering terjadi di lingkungan kampus. Tindakan intimidasi dan pelecehan yang dilakukan oleh sekelompok individu terhadap individu lain dapat berdampak buruk pada korban, baik secara fisik maupun psikis. Oleh karena itu, penting bagi seluruh pihak di kampus untuk bersama-sama menangani dan mencegah perundungan.
Tindakan preventif merupakan langkah awal yang harus dilakukan untuk mencegah terjadinya perundungan di kampus. Salah satunya adalah dengan meningkatkan kesadaran dan pemahaman terhadap perundungan melalui sosialisasi dan kampanye anti-perundungan. Dengan mengetahui tanda-tanda perundungan dan dampaknya, diharapkan individu dapat lebih peka terhadap perilaku-perilaku yang tidak pantas dan segera melaporkannya.
Selain itu, pendekatan penanggulangan juga perlu dilakukan untuk memberikan perlindungan kepada korban perundungan. Kampus harus menyediakan mekanisme pengaduan yang mudah diakses oleh mahasiswa, seperti hotline atau formulir laporan online. Selain itu, kampus juga perlu memiliki tim penanganan perundungan yang terlatih dan siap membantu korban menghadapi masalahnya.
Referensi:
1. Carrera, F., DePalma, R., & Lameiras, M. (2020). Bullying in higher education: A systematic review of the literature. Aggression and Violent Behavior, 52, 101395.
2. Olweus, D. (1993). Bullying at school: What we know and what we can do. Oxford, UK: Blackwell.
3. Rigby, K. (2010). Bullying interventions in schools: Six basic approaches. Cambridge Journal of Education, 40(4), 387-400.